Cara Berpikir Kritis
Berpikir adalah satu
keaktifan pribadi manusia yang mengakibatkan penemuan yang terarah kepada suatu
tujuan, ciri utama dari berpikir adalah adanya abtraksi. Konsep berpikir dalam
arti sempit adalah meletakan atau mencari hubungan atau pertalian antara
abstraksi-abstraksi. Berpikir erat hubnganya dengan daya-daya jiwa yang lain
dengan tanggapan, ingatan, pengertian, dan perasaan. (Ngalim Purwanto,
2010:43).
Jenis dan macam
berpikir ini secara garis besar terdapat dua jenis, Pertama, berpikir Autistik
(melamun) atau dengan kata lain fantasi, menghayal. Dengan terjadinya proses
berpikir autistik, maka orang melarikan diri dari kenyataan serta melihat hidup
sebagai gambar-gambar fantastis. Kedua, berpikir
realistik atau dengan kata lain berpikir mengunakan nalar dengan menyesuaikan
diri dalam dunia nyata. Macam berpikir realistik, berpikir deduktif, berpikir
induktif, dan evaluatif. ( Floyd L. Runch).
Berpikir kritis
(critical thinking) adalah sinonim dari pengambilan keputusan (decision
making), perencanaan strategik (strategic planning), proses ilmiah (scientific
prosess) dan pemecahan masalah (problem solving). Berpikir kritis merupakan
upaya pendalaman kesadaran kecerdasan membandingkan dari beberapa masalah yang
sedang dan akan terjadi, sehingga menghasilkan sebuah kesimpulan dan gagasan
yang dapat memecahkan masalah tersebut. Kita sadari memang setiap orang
memiliki pola pikir (mindset) yang berbeda-beda, namun andai kita memiliki
kemampuan berpikir kritis maka masalah apapun yang dihadapi akan tersa mudah
dan sederhana untuk solusinya.
Elanie Johnson (2002:
183) berpikir kritis merupakan sebuah proses yang terarah dan jelas yang digunakan
dalam kegiatan mental seperti memecahkan masalah, mengambil keputusan,
membujuk, menganalisis asumsi, dan melakukan penelitian ilmiah. Cece Wijaya
(1996: 72) berpikir kritis adalah kemampuan untuk berpendapat dengan cara yang
terorganisasi. Berpikir kritis merupakan kemampuan untuk mengevaluasi secara
sistematis bobot pendapat pribadi dan pendapat orang lain, kegiatan
menganalisis ide atau gagasan kearah yang lebih spesifik, membedakanya secara
tajam, memilih, mengidentifikasi, mengkaji dan mengembangkanya ke arah yang
lebih sempurna.
Metode Mengembangkan
Kemapuan Berpikir Kritis
1.
Aktif dalam proses belajar (sekolah,
perkuliahan les/private/ pengembangan skill lainya.
2.
Banyak membaca buku dan menulis
(perbanyak referensi, data, fakta, realita dan pembanding)
3.
Mengikuti dan berperan aktif dalam
kegiatan organisasi di sekolah/ kampus
4.
Menjadi pendengar yang baik (mencari,
mencerna, menganalisis, mengidentifikasi, informasi)
5.
Berani bertanya, berpendapat,
menyampaikan ide, gagasan, ketika dalam proses pembelajaran, diskusi, seminar
atau kajian ilmiah lainya.
Secara ilmiah setiap
kita manusia memiliki potensi masing-masing dalam kemampuan berpikirnya yang
sudah ditetapkan Tuhan, namun jika kita mempunyai tekad dan niat yang kuat agar
bisa sepintar dan secerdas para ilmuwan terdahulu seperti Einstein, Newton,
Aristoteles dll, bukan tidak mungkin kita juga bisa tinggal bagaimana usaha dan
upaya kita untuk mengeluarkan secara maksimamal potensi yang kita miliki. Semoga
bermanfaat.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar